"Jadi ini ada cash flow gap untuk kita tetap bisa membayar pelayanan kesehatan yang sudah dilakukan oleh teman-teman di fasilitas kesehatan. Jadi kami berterima kasih kepada Presiden, Pemerintah, Menteri telah diberikan suntikan dana sebesar Rp 20 triliun yang Rp 10 triliun akan cair bulan ini, dan Rp 10 triliun akan cair di bulan November," kata Prihati.

Prihati menjelaskan pada rapat ini juga dibahas beberapa hal lainnya terkait peningkatan layanan BPJS Kesehatan, seperti pentingnya gotong royong iuran peserta mandiri, inflasi medis, pertumbuhan penduduk, hingga layanan yang berbasis value base.

"Ini kita akan tegakkan ke depan untuk bisa value based dan itu juga yang kita janjikan untuk memperbaiki kualitas layanan kepada peserta yang lebih sesuai dengan kebutuhan yang tepat sasaran," pungkasnya.

Sebagai informasi, rapat ini turut dihadiri oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Dirut BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito.