Gus Kikin kemudian menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta pada 1975-1979. Pada 2013, ia kembali melanjutkan pendidikan di Universitas Terbuka pada Program Studi Ilmu Komunikasi.
Pernah Berkarier di Dunia Pelayaran dan Bisnis
Sebelum aktif mengelola pesantren dan organisasi NU, Gus Kikin memiliki pengalaman panjang di dunia bisnis dan pelayaran.
Setelah lulus dari Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta, ia bergabung dengan Djakarta Lloyd dan menjalani praktik pelayaran selama tiga tahun. Pada 1988, ketika berusia 30 tahun, Gus Kikin dipercaya menjadi Kepala Cabang Djakarta Lloyd di Cilegon.
Kariernya kemudian berkembang ke dunia usaha. Pada 1998, ia mendirikan sejumlah perusahaan di Surabaya dan membuka kantor di Jakarta pada 2000.
Sejumlah perusahaan yang didirikannya bergerak di berbagai sektor, mulai dari transportasi, pelayaran, kontraktor minyak, teknologi informasi hingga media televisi.
Dari Dunia Bisnis ke Pesantren Tebuireng