Perjalanan Gus Kikin di dunia pesantren semakin kuat ketika ia dipercaya menjadi Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng pada 2016.
Penunjukan tersebut melalui proses musyawarah keluarga besar keturunan KH Muhammad Hasyim Asy'ari. Lebih dari 200 anggota keluarga Pesantren Tebuireng saat itu memberikan rekomendasi mengenai calon pengasuh berikutnya.
Sembilan perwakilan keturunan KH Hasyim Asy'ari kemudian membahas berbagai usulan dan persyaratan calon pengasuh. Gus Kikin akhirnya dipilih untuk melanjutkan kepemimpinan Tebuireng setelah KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah wafat pada 2020.
Dengan demikian, Gus Kikin menjadi pengasuh kedelapan Pondok Pesantren Tebuireng.
Selain mengasuh Tebuireng, Gus Kikin juga aktif dalam struktur organisasi NU. Ia pernah diangkat sebagai salah satu Ketua Tanfidziyah PBNU pada 2022.
Kini, Gus Kikin dipercaya memimpin Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Dari posisi tersebut, dukungan PWNU dan PCNU se-Jawa Timur mengantarkannya masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU.
"Kita berusaha sebaik mungkin mengikuti tradisi-tradisi dari dulu yang sangat kuat dan itu yang harus kita jaga, kita lanjutkan, kita teruskan. Karena konsep NU itu harus masuk ke dalam organisasi NU dengan penuh kasih sayang," ujarnya.