Dengan demikian, reformasi multilateral, khususnya DK PBB, merupakan sebuah keharusan jika menginginkan instrumen multilateral yang efektif dalam menjaga perdamaian dan keamanan dunia.

Reformasi tersebut harus dilakukan dengan cara memastikan negara-negara berkembang memiliki pengaruh serta peluang berkontribusi yang lebih besar dalam pengambilan keputusan, kata dia.

Guterres menegaskan langkah itu amat penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat global terhadap multilateralisme di tengah lunturnya semangat solidaritas internasional.

β€œJawaban dari memburuknya rasa frustrasi dunia terhadap lunturnya multilateralisme bukanlah mengurangi multilateralisme, melainkan multilateralisme yang lebih baik, lebih efektif, lebih representatif, dan lebih siap memberikan solusi,” demikian Sekjen PBB.