"Dari diskusi kami dengan pelaku usaha, beberapa hotel sudah ada yang 100 persen, ada juga yang 90 persen. Kita berharap di sisa minus 29 hari ini terus meningkat," klaim Pari.
Bahkan, beber dia, pemesanan homestay di seputaran Mandalika juga sudah mulai terasa dan banyak booking yang masuk. Bahkan, masyarakat pemilik homestay antusias menambah jumlah kamar.
Terkait dengan lonjakan harga penginapan di area Mandalika yang kerap dikeluhkan, pihak ITDC menekankan pentingnya menjaga batas wajar agar tarif tetap kompetitif bagi para wisatawan.
"Ya kami semua berharap harga ini lebih kompetitif. Banyak pengalaman dari event-event sebelumnya. Kami pikir dengan bertambahnya jumlah kamar di wilayah KEK Mandalika, NTB, dan seputaran Lombok, ini juga akan menyeimbangkan kebutuhan kamar hotel jelang MotoGP," pungkasnya.