"Akhirnya orang makin tertarik untuk bisa masuk ke ruang MK, bahkan mendorong anak-anak baru mengambil peran di Mahkamah Konstitusi, dan saya sendiri merasa terkejut, sebagian besar permohonan yang diajukan oleh para pemohon muda itu tergolong permohonan yang bagus," ucapnya.

Memperingati Sumpah Pemuda, MK menggelar "Open House dan Ngopi Bareng #Courtizen Jilid V, yang merupakan agenda rutin dalam rangka meningkatkan literasi generasi muda mengenai hak konstitusional dan ruang partisipasi warga negara.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol MK Pan Mohammad Faiz Kusuma Wijaya mengatakan dari 600 peserta yang mendaftar, terpilih 65 orang untuk mengikuti Open House dan Ngopi Bareng #Courtizen Jilid V.

Selain talkshow, kegiatan ini juga diisi dengan rangkai kegiatan pengenalan tentang MK, tur gedung MK dan Pusat Sejarah Konstitusi (Puskon) serta menonton persidangan.

Narasumber talkshow yang dihadirkan selain Wakil Ketua MK Saldi Isra, juga Founder Distrik Berisik dan Sekolah Tanah Air Rian Fahardhi, yang dijuluki Presiden Gen-Z.

"Kami hadirkan narasumber ini berkaitan erat dengan tujuan dari kegiatan ini, yaitu untuk mengajak generasi muda khususnya courtizen MK dalam membangun kesadaran berkonstitusi agar berdapat berkontribusi positif dan memberi warna bagi masyarakat, bangsa dan negara," ucap Faiz.