"Nggak usah bersaran. Ini sudah saya perintahkan Penuntut Umum untuk melanjutkan. Silakan. Kalau nanti Saudara ini keberatan yang tadi Saudara sampaikan ditolak, tetapi kami catat dalam berita acara," ujar hakim.
"Berarti Majelis tidak adil dong dalam hal ini, bukan masalah pencatatannya, kita, kita minta keadilan. Ibu berlaku adil kepada kami gitu lho. Bahwa seluruh dokumen itu haruslah kami miliki. Ini kami nggak miliki, cuma," ujar pengacara Tifa yang dipotong hakim.
Hakim menegur pengacara Tifa. Hakim mengatakan pengacara Tifa keluar dari ruang sidang jika tidak tertib.
"Kalau Saudara tidak mentaati ya, tidak tertib, boleh keluar," tegur hakim.
"Kami sangat tertib, makanya," ujar pengacara Tifa yang dipotong hakim lagi.
"Silakan. Jangan berkomentar yang di pengunjung! Kami akan melanjutkan persidangan mendengar ini. Ini ada. Saudara bisa ngecek juga," ujar hakim.
Hakim juga menegur pengunjung sidang. Hakim menyatakan keberatan pengacara Tifa akan dicatat dan meminta jaksa melanjutkan pertanyaannya ke Jokowi.
"Kalau cuma asal keberatan ya sudah Saudara keberatan saya catat, tapi ini saya perintahkan untuk dilanjutkan persidangannya. Silakan," ujar hakim.