"Saya pikir kita perlu memastikan bahwa kita terus mendorong untuk membebaskan Kongo, membebaskan Sudan, membebaskan Suriah, membebaskan Palestina. Saya berharap ada banyak perdamaian yang pada suatu saat nanti bisa kita capai," kata Hamilton.
Pernyataan lantang Hamilton muncul ketika penunjukan Rwanda mendapat sorotan tajam dari kelompok hak asasi manusia Amnesty International. Negara tersebut disorot atas dugaan keterlibatan militer serta pelanggaran HAM dalam konflik wilayah di Republik Demokratik Kongo.
Hamilton menegaskan bahwa kehadiran ajang F1 di Afrika tidak boleh mengalihkan perhatian publik dari persoalan krusial di wilayah tersebut. Ia mendorong masyarakat dunia lebih aktif mempelajari sejarah panjang serta dinamika politik yang dialami benua tersebut.