NADIKABAR.COM — Hampir satu miliar orang di seluruh dunia diproyeksikan akan hidup dengan osteoartritis pada tahun 2050, meningkat dari sekitar 600 juta pada tahun 2023, menurut peta jalan baru yang dirilis pada hari Senin.
Hingga saat ini belum ada obat yang dapat menghentikan atau memperlambat penyakit ini, sehingga para peneliti menyerukan kebijakan kesehatan yang lebih kuat untuk mengatasi beban disabilitas global yang terus meningkat, menurut pernyataan yang dirilis pada hari Senin oleh Universitas Curtin Australia.
Peta jalan kebijakan kesehatan global yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet bertepatan dengan Hari Artritis Sedunia itu disusun oleh kelompok peneliti internasional yang dipimpin Universitas Curtin.