Dokumen tersebut menyebutkan bahwa osteoartritis masih kurang mendapat perhatian dalam kebijakan kesehatan di berbagai negara. Penanganannya juga kerap belum terintegrasi secara memadai ke dalam layanan kesehatan untuk penyakit kronis, sementara pengobatan dan pencegahannya masih tidak konsisten dan sering kali tidak tepat.

Peta jalan tersebut menyerukan kepada pemerintah untuk mengakui osteoartritis sebagai penyakit kronis utama, meningkatkan akses ke perawatan berbasis bukti, berinvestasi dalam pencegahan dengan menangani kelebihan berat badan dan cedera sendi. Peta jalan itu juga mendorong integrasi layanan osteoartritis dengan layanan penanganan penyakit kronis dan rehabilitasi yang lebih luas.

"Osteoartritis menghadapi masalah persepsi. Di masyarakat, penyakit ini kerap dianggap sebagai bagian tak terhindarkan dari proses penuaan, sehingga dipandang sebelah mata, sementara pilihan penanganannya dianggap terbatas," kata penulis utama laporan itu, Profesor Andrew Briggs dari Universitas Curtin.