Hujan dengan intensitas sekitar 100 milimeter per hari dapat memicu genangan dan banjir di sejumlah titik.
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penanganan secara terintegrasi, mulai dari pembangunan embung hingga pembenahan Kali Mampang dan Kali Krukut.
Berdasarkan data pekerjaan, pengerukan Kali Mampang telah mengangkat sekitar 4.393 meter kubik sedimentasi, dengan sisa pekerjaan sekitar 14.727 meter kubik.
Sementara itu, pengerukan Kali Krukut telah mengangkat 8.507,3 meter kubik sedimentasi, dengan sisa sekitar 142.692,7 meter kubik.
Selain pengerukan, pemeliharaan turap juga dilakukan di Kali Mampang-Jalan Poncol Jaya sepanjang 300 meter dan Kali Krukut-Kompleks Canadiyanti sepanjang 241,7 meter.
Pekerjaan tersebut bertujuan memperlancar aliran air dan mengurangi potensi banjir di sejumlah kawasan, termasuk Mampang Prapatan, Pasar Minggu, dan Pancoran, terutama di sekitar Pondok Karya, Pondok Jaya, Kemang Utara IX, dan Pejaten Barat.
Penanganan serupa juga dilakukan terhadap sejumlah sungai lain di Jakarta, di antaranya Ciliwung, Cakung Lama, dan Angke.