China yang telah berulang kali mengkritik tindakan Israel di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki diwakili oleh satu orang diplomat saja. Delegasi dari Uni Emirat Arab dan Bahrain, yang menormalisasi hubungan dengan Israel melalui kesepakatan Abraham Accords, juga tetap duduk di tempat mereka.

Negara-negara lain yang hadir saat pidato tersebut berlangsung antara lain Australia, Austria, Kanada, Portugal, Polandia, Denmark, Rumania, Slovakia, Estonia, Lithuania, Luksemburg, Islandia, Azerbaijan, Kazakhstan, Meksiko, Kenya, dan El Salvador.

Aksi walk out para delegasi negara tersebut membuat sebagian besar area ruang sidang Majelis Umum PBB tampak kosong saat Netanyahu melanjutkan pidatonya.

"Jika ada pengecut moral lainnya yang belum meninggalkan ruangan ini, silakan lakukan sekarang," ujar Netanyahu dilansir AFP.