Program tersebut mulai berjalan sejak 2025. Setelah Jawa Timur dan Jawa Tengah, distribusi kini bergerak ke sejumlah daerah di Jawa Barat, termasuk Kota Cirebon.

"Memang diamanatkan oleh Bapak Prabowo untuk mendistribusikan becak listrik ini ke seluruh Indonesia. Sejak tahun 2025 kita mulai, kita mendistribusikan itu di Jawa Timur, Jawa Tengah, rata-rata 200 sampai 250 unit. Sekarang Jawa Barat," kata Nuryana.

Dari target 25 ribu unit yang didistribusikan tahun ini, kata dia, sekitar 10 ribu unit sudah tersalurkan. Secara keseluruhan, program tersebut menargetkan 80 ribu unit becak listrik untuk didistribusikan ke seluruh Indonesia.

"Total target tahun ini kalau bisa kita mendistribusikan 25.000 dari 80.000 total unit untuk seluruh Indonesia. Sekarang baru 10 ribu," kata dia.

Nuryana mengatakan program tersebut menyasar para pengemudi becak yang hingga kini masih bekerja mencari nafkah.

"Terutama bapak-bapak lansia yang masih mencari nafkah, memikirkan dan memperjuangkan keluarganya," ujarnya.

Menurutnya, penggunaan becak listrik diharapkan bisa mengurangi beban para pengemudi sekaligus membantu mereka tetap mendapatkan penghasilan.

"Melalui program becak listrik ini, Bapak Prabowo berupaya supaya minimal meringankan tenaga penarik becak, tidak perlu mengayuh," katanya.