Jenderal bintang dua itu menambahkan kehadiran polantas di lapangan harus pula mampu memberikan kontribusi dalam menurunkan emisi karbon. Ia juga berharap jajaran Ditlantas Polda Riau terus memberikan edukasi guna membangun kesadaran masyarakat terkait lingkungan dan tertib berlalu lintas melalui program strategis, antara lain 'Polisi Sahabat Anak', 'Polisi Masuk Sekolah', hingga 'Polantas Menyapa'.
"Kalau dahulu kita datang ke sekolah hanya untuk mengajarkan cara menyeberang jalan dan tertib berlalu lintas, sekarang kita harus memberikan edukasi yang lebih luas. Tetapi sekarang, kita harus menanamkan kepada anak-anak kita sejak usia dini bahwa mencintai lingkungan merupakan bagian dari kehidupan Saya ingin anak-anak kita tidak hanya mengetahui aturan lalu lintas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap alam," paparnya.
Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan pentingnya mengubah paradigma masyarakat dari sekadar objek pengaturan menjadi mitra strategis kepolisian. Upaya ini dinilai menjadi kunci utama dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan di seluruh wilayah Provinsi Riau.