"Kita harus merangkul seluruh komunitas pengguna jalan, antara lain pengemudi ojek daring, angkutan umum, angkutan barang dan logistik, komunitas otomotif, dunia pendidikan, serta masyarakat luas. Mereka bukan saja objek pengaturan, tapi mitra dan bagian dari solusi keselamatan berlalu lintas," ujar Kombes Jeki.

Peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 dinilai menjadi momentum krusial bagi seluruh insan Polantas untuk melakukan refleksi dan memperkuat transformasi pelayanan publik. Jajaran Polantas diminta untuk terus meningkatkan integritas dan profesionalisme di lapangan.

Momentum ini juga menjadi landasan untuk memperluas kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat guna mewujudkan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas). Di akhir sambutannya, Dirlantas menegaskan bahwa seluruh bentuk inovasi, penerapan teknologi, kebijakan, hingga penegakan hukum yang dilakukan oleh Korps Lalu Lintas pada dasarnya memiliki satu muara mendasar, yaitu perlindungan terhadap nyawa manusia.