NADIKABAR.COM — Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan harapannya kepada segenap jajaran polantas di HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara. Irjen Herry Heryawan berharap polantas tak hanya hadir di lapangan, tetapi juga menjadi pelopor kepedulian terhadap lingkungan.

"Saya ingin ketika masyarakat melihat polisi lalu lintas Polda Riau, mereka tidak hanya melihat polisi yang bertugas mengatur lalu lintas, tetapi juga melihat sosok polisi yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat," ujar Irjen Herry Heryawan di Polda Riau, Selasa (22/9/2026).

Melalui dorongan ini, jajaran Ditlantas Polda Riau diharapkan mampu mengintegrasikan tugas edukasi keselamatan berkendara dengan pencerahan ekologis, seperti penurunan emisi gas buang hingga keterlibatan dalam penghijauan kawasan perkotaan dan antarkota.

Jenderal bintang dua itu menambahkan kehadiran polantas di lapangan harus pula mampu memberikan kontribusi dalam menurunkan emisi karbon. Ia juga berharap jajaran Ditlantas Polda Riau terus memberikan edukasi guna membangun kesadaran masyarakat terkait lingkungan dan tertib berlalu lintas melalui program strategis, antara lain 'Polisi Sahabat Anak', 'Polisi Masuk Sekolah', hingga 'Polantas Menyapa'.

"Kalau dahulu kita datang ke sekolah hanya untuk mengajarkan cara menyeberang jalan dan tertib berlalu lintas, sekarang kita harus memberikan edukasi yang lebih luas. Tetapi sekarang, kita harus menanamkan kepada anak-anak kita sejak usia dini bahwa mencintai lingkungan merupakan bagian dari kehidupan Saya ingin anak-anak kita tidak hanya mengetahui aturan lalu lintas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap alam," paparnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan pentingnya mengubah paradigma masyarakat dari sekadar objek pengaturan menjadi mitra strategis kepolisian. Upaya ini dinilai menjadi kunci utama dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan di seluruh wilayah Provinsi Riau.

"Kita harus merangkul seluruh komunitas pengguna jalan, antara lain pengemudi ojek daring, angkutan umum, angkutan barang dan logistik, komunitas otomotif, dunia pendidikan, serta masyarakat luas. Mereka bukan saja objek pengaturan, tapi mitra dan bagian dari solusi keselamatan berlalu lintas," ujar Kombes Jeki.

Peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 dinilai menjadi momentum krusial bagi seluruh insan Polantas untuk melakukan refleksi dan memperkuat transformasi pelayanan publik. Jajaran Polantas diminta untuk terus meningkatkan integritas dan profesionalisme di lapangan.

Momentum ini juga menjadi landasan untuk memperluas kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat guna mewujudkan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas). Di akhir sambutannya, Dirlantas menegaskan bahwa seluruh bentuk inovasi, penerapan teknologi, kebijakan, hingga penegakan hukum yang dilakukan oleh Korps Lalu Lintas pada dasarnya memiliki satu muara mendasar, yaitu perlindungan terhadap nyawa manusia.