Menurut situsnya, pelayaran Villa Vie Odyssey direncanakan berlangsung selama 3,5 tahun dan mencakup hampir 150 negara. Sebelumnya, keberangkatan kapal ini sempat tertunda karena harus menjalani perbaikan, yang menyebabkan para penumpang telantar di Belfast selama berbulan-bulan dan menelan biaya jutaan poundsterling bagi perusahaan.
Kapal tersebut telah menempuh perjalanan selama lebih dari 750 hari sebelum akhirnya mengumumkan penghentian pelayaran pada Selasa lalu. Hal itu menyebabkan para penumpangnya kini telantar di Kamboja.
Penumpang Lanette Canen dan Johan Bodin mengatakan kepada BBC bahwa mereka diberitahu oleh kepala eksekutif Villa Vie Residences pada hari Selasa pukul 6 pagi bahwa mereka harus segera pergi paling lambat pukul 2 siang di hari yang sama.
Pasangan tersebut menuturkan bahwa para penumpang sebenarnya sudah lama mengetahui kesulitan keuangan yang dialami perusahaan.
"Kami tetap tidak percaya saat kenyataan itu benar-benar tiba. Hati kami hancur. Rasanya seperti impian kami telah pupus. Banyak pelukan dan air mata yang tercurah saat para penghuni kapal saling menguatkan satu sama lain dalam menghadapi situasi ini," ujarnya.