"Untuk stok cabai rawit terbatas. Barangnya ngambil sedikit di sini (Bengkulu), ngambil pasokan dari luar wilayah Provinsi Bengkulu seperti Kota Palembang dan lainnya,” terang dia.

Selain harga cabai merah yang mengalami kenaikan, cabai jenis lainnya juga mengalami kenaikan harga seperti cabai rawit merah sebesar Rp80 ribu per kilogram yang sebelumnya Rp60 ribu, dan harga cabai hijau yaitu Rp40 hingga Rp45 ribu per kilogram.

Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu menganggarkan dana sebesar Rp200 juta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan untuk pelaksanaan operasi pasar murah yang akan dilaksanakan di 67 kelurahan yang ada di sembilan kecamatan di wilayah tersebut.

Pelaksanaan operasi pasar tersebut akan dilaksanakan secara mobile atau berpindah-pindah di setiap kelurahan di wilayah tersebut pada akhir November hingga awal Desember 2026.