"Menjelang hari besar keagamaan Natal dan menjelang perayaan tahun baru, Pemkot Bengkulu telah mengalokasikan dana melalui APBD perubahan sebesar Rp200 juta, dan mudah-mudahan di akhir November dan awal Desember 2026 pelaksanaan operasi pasar akan dilaksanakan secara mobile," kata Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagrin) Kota Bengkulu Jasya Arief.

Untuk komoditi pangan yang akan disediakan dengan harga terjangkau atau di bawah harga pasar yaitu beras, cabai, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, gula, telur ayam, daging ayam potong, daging sapi dan lainnya.

Untuk pelaksanaan operasi pasar tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan pokok di masyarakat tetap terjaga dan memastikan harga pangan pada akhir tahun tidak mengalami perubahan atau kenaikan secara signifikan.

"Dengan adanya operasi pasar murah ini diharapkan agar tidak adanya panic buying di tengah masyarakat pada akhir tahun seperti tahun-tahun sebelumnya," ujar dia.