NADIKABAR.COM — Komoditas daging ayam ras menyumbang inflasi nasional karena peningkatan kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa daerah dan juga faktor harga pakan ternak.

Sebagai antisipasi fluktuasi harga yang berlebihan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memberikan bantuan kepada pemerintah daerah yang bukan produsen daging ayam ras dan tengah mengalami fluktuasi harga. Bantuan tersebut berupa subsidi biaya angkut dari daerah produsen menjadi solusi yang disiapkan.

"Jadi begini, ini ada kebutuhan semakin banyak, mungkin dalam bulan-bulan terakhir terjadi kenaikan, tapi masih harga yang wajar, masih di batasnya, tidak secara keseluruhan. Di daerah pun masih banyak yang murah. Hanya tempat-tempat tertentu saja yang mungkin produsen ayamnya kurang," ujar Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas Hermawan dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (5/10/2026).

Menurut Hermawan, salah satu kendala yang kerap dihadapi pemerintah daerah dalam upaya stabilisasi harga pangan pokok strategis, yakni biaya angkut distribusi dari luar daerahnya. Apalagi jika daerah tersebut bukan daerah sentra produsen.