Pada 2023, luas lahan kapas tercatat mencapai 82 hektare dengan produksi sekitar 62.000 kg. Setahun kemudian, luas tanam turun menjadi 45 hektare dengan produksi sekitar 49.000 kg.

Penurunan berlanjut pada 2025. Luas lahan kapas hanya sekitar 40 hektare dengan produksi sekitar 27.000 kg.

"Faktanya memang seperti itu, terus menurun karena memang bantuan bibit yang kami berikan juga menurun. Bahkan tahun ini dan tahun depan tidak ada bantuan bibit untuk petani kapas di Karangasem," ujar Sugiartha.

Meskipun bantuan bibit kapas tahun ini tidak ada, beberapa petani kapas ada yang tetap menanam bibit secara swadaya di beberapa tempat. Namun berapa hektare lahan yang ditanami dan berapa hasil produksinya belum diketahui, karena masih dalam pendataan.

"Mudah-mudahan untuk tahun-tahun berikutnya, kembali ada pengadaan bibit kapas untuk para petani di Karangasem," ujar Sugiartha.