NADIKABAR.COM — Memanasnya perang tim redaksi Amerika Serikat (AS) dengan Iran membuat harga minyak dunia melonjak pada perdagangan Kamis (10/9) hingga tembus US$ 108 per barel. Ini merupakan pertama kalinya harga minyak dunia setinggi ini sejak Mei 2026.
Harga minyak sudah naik lagi di atas US$ 100 per barel minggu ini seiring dengan meningkatnya pertempuran di Selat Hormuz dan Laut Merah. AS dan Iran saling melancarkan serangan, sementara Houthi yang didukung Iran menyerang Arab Saudi dan memicu ketegangan di Selat Bab al-Mandab.
Kondisi ini membuat para pedagang memborong banyak minyak mentah untuk bersiap menghadapi gangguan pasokan yang lebih berkepanjangan, secara otomatis membuat harga komoditas energi yang satu ini terkerek.