NADIKABAR.COM — Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA) sepakat untuk mempercepat pelepasan stok minyak ke pasar. Hal ini membawa sedikit angin segar pada penurunan harga minyak dunia.
Badan otonom di bawah afiliasi Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) itu mengatakan telah menyelesaikan kesepakatan dengan beberapa negara untuk melakukan pelepasan stok minyak sekitar 100 juta barel ke pasar. Prancis disebut menjadi salah satu negara yang akan melepaskan 10 juta barel diesel dari stok strategisnya.
Dilansir dari Reuters, Kamis (8/10/2026) upaya ini dilakukan untuk menekan harga bahan bakar yang mencapai rekor tertinggi karena perang Iran menekan pasokan global.
Alhasil, kontrak berjangka minyak mentah Brent pun jadi turun 38 sen, atau 0,38%, menjadi US$ 100,20 per barel. Sementara itu, kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun US$ 1,16, atau 1,3%, menjadi US$ 88,28.