Sementara dari sektor batu bara, Bahlil mengaku terjadi penurunan produksi. Namun ia tetap optimis penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor tersebut tetap melampaui target tahun ini.
Pemerintah sendiri menargetkan devisa ekspor batubara sebesar US$ 27 miliar tahun ini. Namun, realisasinya diperkirakan bisa menembus lebih dari US$ 30 miliar.
"Ekspor kita, target devisa dari sektor batubara di tahun ini, itu akan mencapai lebih target. Kita targetkan US$ 27 miliar, ini akan bisa mencapai di atas US$ 30 miliar. Pendapatan negara PNBP kita dari Rp 133 triliun, itu bisa mencapai di atas Rp 160 triliun lebih," pungkasnya.