NADIKABAR.COM — Harga minyak nilam (patchouli oil) di Kabupaten Aceh Jaya mengalami kenaikan sejak sepuluh hari terakhir, dari biasanya sekitar Rp1,2 juta menjadi Rp1,8 juta per kilogram (kg) di tingkat pengepul.

"Untuk harga minyak nilam saat ini memang sedang naik sejak sepuluh hari lalu, dimulai dari Rp1,2 juta, saat ini harga beli Rp1,8 juta per kilogram," kata Pengepul Minyak Nilam Aceh Jaya, Sudriman Puteh, di Aceh Jaya, Jumat.

Sudriman mengatakan, sejak adanya kenaikan harga, para petani mulai menjual minyak nilam yang sebelumnya mereka simpan sembari menunggu harga naik.

"Karena harga sudah naik rata-rata petani mulai menjual minyak nilam mereka, saya saja dalam dua minggu terakhir menyerap minyak nilam 1,3 ton," ujarnya.

Ia menjelaskan, harga minyak nilam ini tidak bisa diprediksikan apakah terus bertahan pada angka Rp1,8 juta. Bahkan, bisa saja kembali naik atau turun lagi.

"Harga belum bisa kita pastikan terus naik, bisa saja nanti atau besok kembali turun karena tiga hari lalu sempat bertahan di angka Rp2,2 juta, harapan kita kan terus naik sehingga petani di nilam di Aceh Jaya kembali berjaya," kata Sudirman.

Sementara itu, salah seorang petani nilam Aceh Jaya, Abdo Rani menyampaikan, kenaikan harga ini sangat menguntungkan petani nilam, apalagi selama ini harganya sempat berada di angka Rp700 ribu per kilogram pada Januari 2026 lalu.

"Januari 2026 lalu sempat berada Rp700 ribu. Kita sangat bersyukur, semoga bisa terus naik harga minyak nilam ini, agar petani nilam kembali sejahtera," demikian Abdo Rani.