Ia memastikan pihaknya akan terus berupaya memberikan pendampingan kepada petani terkait teknik budidaya dan kondisi musim serta dukungan sarana produksi dan pertanian, antara lain benih bersertifikat dan sejumlah alat pertanian.
"Dengan luas tanam yang teridentifikasi mencapai lebih dari 9 ribu hektare dan harga jual yang relatif baik, kami berupaya momentum panen tahun ini memberikan manfaat ekonomi bagi petani," katanya.
Pemerintah daerah setempat sebelumnya juga telah membangun sumur tanah dangkal di sejumlah wilayah sentra tembakau, khususnya Lamongan bagian selatan, untuk mendukung ketersediaan air pertanian.