"Inilah arah pembangunan digital yang perlu terus kita dorong. Dari sekadar menghubungkan menjadi memberdayakan. Kita ingin setiap kemajuan teknologi pada akhirnya bermuara pada kehidupan masyarakat yang lebih mudah, lebih produktif, dan lebih aman. Dan manfaat itu harus dirasakan oleh seluruh masyarakat di seluruh Indonesia tanpa terkecuali," ujar Angga Raka.

Hari Bhakti Postel merupakan peringatan momentum mempertahankan kedaulatan bangsa lewat telekomunikasi saat Indonesia baru menyatakan kemerdekaan.

Momentum bersejarah itu terjadi pada 27 September 1945 ketika Angkatan Muda Pos, Telegraf, dan Telepon (AMPTT) berhasil merebut dan mengambil alih Kantor Pusat Pos, Telegraf, dan Telepon (PTT) di Bandung dari tangan militer Jepang.

Berkat kegigihan itu, informasi penting yang diperjuangkan menjadi lebih bergema karena para pemuda itu memungkinkan telegram pertama kemerdekaan RI tersebar ke kancah global.