Dua medali emas dipersembahkan oleh Muhammad Luthfi Habibie/Dian Ramadhani Mukti dan Radithya Bayu Wardana. Medali perak diberikan oleh Fardhan Rainanda Joe, dan medali perunggu dicatat oleh Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani.

Luthfi/Dian memenangkan duel laga final lawan Feng Yilang/Li Menghan dengan skor 17-15, 8-15, 16-14. Sedangkan Radithya merebut status juara dunia junior dengan menaklukkan Fardhan, 15-9, 11-15, 15-8.

Keberhasilan dua gelar di nomor individu Kejuaraan Dunia Junior membuat Indonesia kembali mengulang keberhasilan di 2017. Saat itu, Indonesia terakhir kali merebut dua gelar juara dunia junior dalam satu edisi lewat sukses Gregoria Mariska Tunjung di tunggal putri dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari di nomor ganda campuran.