Sebenarnya, apa yang terjadi pada malam Jumat dengan pasaran Kliwon?
Disadur dari artikel jurnal 'Hari Tanpa Pedagang: Studi Fenomenologis tentang Kepercayaan Pedagang terhadap Hari-Hari Keramat' oleh Ainun Roifa dkk, malam Jumat Kliwon dianggap sebagai momen terbukanya portal dunia gaib. Karenanya, banyak orang percaya pada malam tersebut setan berkeliaran.
Malam Jumat Kliwon juga dikaitkan dengan 'ilmu khusus'. Kabarnya, waktu tersebut adalah yang terbaik untuk mempraktikkan 'ilmu'. Anggapan ini membuat malam Jumat Kliwon terasa semakin mistis dan menyeramkan.
Di samping makhluk tak kasat mata, malam Jumat Kliwon juga dimanfaatkan orang Jawa untuk menggelar pelbagai tradisi. Contohnya adalah mandi di Situs Balekambang di Desa Sidorejo, Jawa Tengah. Konon, siapa saja yang melakukan, mimpi-mimpinya bakal terkabul.
Setiap weton kelahiran Jawa memiliki penafsiran tersendiri. Bagaimana dengan orang yang lahir pada Jumat Kliwon? Seperti apa watak atau sifatnya?
Mama Flo di bukunya, Primbon Praktis, menyebut pria kelahiran Jumat Kliwon sebagai pribadi pendiam. Sebaliknya, wanita Jumat Kliwon justru banyak bicara.
Keterangan berbeda dijabarkan Sagita Putri Murtanti dalam tesisnya, Astrologi Jawa (Weton) di Pondok Pesantren Darul Falah Ki Ageng Mbodo Toroh Grobogan (Telaah Sufistik). Dijelaskan bahwa Jumat Kliwon adalah individu yang susah diatur.
Mereka terkenal suka berangan-angan sehingga sangat dianjurkan untuk membersamai keinginan tersebut dengan tindakan. Jumat Kliwon adalah seorang yang romantis, tetapi pemalu.
Keromantisan Jumat Kliwon tampak dari kebiasaannya melempar senyum kepada pasangan. Mereka rela melakukan apa saja demi kebahagiaan sang belahan hati. Namun, sekali saja disakiti, Jumat Kliwon akan mati rasa.