Momentum tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kepolisian setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Setelah Proklamasi Polisi, Polisi Istimewa Surabaya turut mengambil bagian dalam berbagai perjuangan mempertahankan kemerdekaan bersama elemen masyarakat dan pejuang lainnya.
Peran tersebut berlanjut dalam rangkaian perjuangan di Surabaya, termasuk pada masa pertempuran November 1945, serta dalam menghadapi berbagai upaya mempertahankan kemerdekaan pada periode berikutnya.
Semangat perjuangan kepolisian pada masa awal kemerdekaan juga tumbuh di berbagai daerah di Indonesia. Hal tersebut menunjukkan bahwa perjalanan Polri sejak awal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia.