NADIKABAR.COM β Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendorong layanan Korps Lalu Lintas Polri semakin mudah, cepat, dan humanis dalam momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara Tahun 2026.
βMemasuki usia ke-71, arah transformasi Polantas semakin tegas: teknologi bukan tujuan, melainkan alat untuk membuat pelayanan lebih sederhana dan keselamatan lebih terjaga,β demikian siaran pers Polri yang diterima di Jakarta, Jumat.
Dalam acara Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71, Polri meluncurkan empat inovasi: pembayaran tilang terintegrasi melalui Digital Korlantas, STNK digital, Kios SIM, serta Sistem Asesmen Psikologis untuk Keselamatan Perjalanan (Siap Jalan).
Melalui Digital Korlantas, masyarakat dapat melakukan konfirmasi dan pembayaran titipan denda tilang secara digital. Prosesnya terhubung dengan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) hingga pelimpahan dana ke Rekening Penampungan Lainnya Kejaksaan.
Setelah putusan pengadilan, apabila nilai denda lebih rendah dari uang yang dititipkan, selisihnya dikembalikan kepada pengguna melalui sistem.
STNK digital membawa dokumen kendaraan ke dalam genggaman masyarakat. Data kendaraan dapat diakses melalui ponsel, terhubung dengan pangkalan data Korlantas, serta dilengkapi kode QR dinamis tersertifikasi.
Selain mempermudah masyarakat dan petugas saat pemeriksaan, sistem tersebut diyakini juga memperkuat perlindungan terhadap pemalsuan dokumen kendaraan.
Sementara itu, Kios SIM merupakan anjungan yang melayani pencetakan SIM secara mandiri. Setelah melakukan perpanjangan SIM A atau SIM C secara digital, masyarakat dapat mencetak sendiri kartu fisik dengan memindai kode respons cepat di Kios SIM.
Adapun Siap Jalan membawa transformasi digital ke aspek pencegahan kecelakaan. Pengemudi dapat melakukan asesmen melalui ponsel untuk mengetahui kesiapan sebelum melanjutkan perjalanan sekaligus mengenali faktor risiko berkendara.
Di samping peluncuran layanan digital itu, Kapolri menekankan keberhasilan inovasi Korlantas tidak diukur dari banyaknya aplikasi, tetapi kemudahan layanan yang dirasakan masyarakat serta kenyamanan selama berada di jalan.