NADIKABAR.COM — Harry Styles membawakan lagu perdana sebuah balada emosional berjudul “What Is Enough” dalam konsernya pada 16 Oktober di Madison Square Garden, New York City untuk mengenang kehidupan Liam Payne.
Laman E News, Sabtu (17/10) waktu setempat melaporkan, Styles mendidikasikan lagunya itu untuk mengenang Payne yang tepat dua tahun setelah kematian tragis rekan satu grupnya di One Direction tersebut.
“Ada begitu banyak orang dalam hidupku, teman-teman dan orang-orang yang pernah bekerja bersamaku, yang tanpanya aku tidak akan bisa melakukan semua ini. Dan tepat dua tahun lalu hari ini, aku kehilangan salah satu teman itu," kata Styles kepada penonton pada malam ke-23 dari rangkaian 30 konser residensinya di Madison Square Garden dalam tur Together, Together.
Sejalan dengan pesan di balik tur dunianya, penyanyi berusia 32 tahun tersebut berharap para penggemarnya dapat saling mengandalkan jika mereka pernah mengalami kehilangan serupa dalam hidup mereka.
“Aku yakin banyak dari kalian pernah mengalami hal serupa. Aku berharap kalian tidak mengalaminya. Namun, pada dasarnya, ini tentang saling menjaga satu sama lain. Ada begitu banyak orang yang telah menyentuh hidupku dengan cara yang begitu istimewa. Tanpa mereka, aku tidak akan berada di sini. Aku akan membawakan sebuah lagu yang kutulis untuk temanku sekitar dua tahun lalu, jika kalian tidak keberatan," ujar Styles.
Ia kemudian membawakan lagu emosional tersebut, yang menggambarkan bagaimana pelantun lagu “Watermelon Sugar” itu berusaha menghadapi kehilangan sahabat dekatnya.
“Aku belum cukup bijaksana, tetapi aku menulis surat untukmu hanya untuk membakarnya dan melihatnya membubung ke atas, seolah-olah kau berada di langit,” nyanyi Styles.
“Aku bisa menceritakan kepadamu seperti apa rasanya menguburkan teman pada Rabu malam, berkumpul di taman mengelilingi api," kata Styles merujuk pada pemakaman Payne.
Payne, yang memiliki seorang putra berusia sembilan tahun bernama Bear bersama mantan pasangannya, Cheryl Cole, meninggal pada Oktober 2024 setelah terjatuh dari balkon lantai tiga sebuah hotel di Buenos Aires. Ia berusia 31 tahun.
Setelah kematian Payne, Styles pernah mengungkapkan perasaannya saat menghadapi kehilangan tersebut.
Dalam wawancara dengan Zane Lowe untuk Apple Music yang dirilis pada 4 Maret, Styles mengatakan bahwa kehilangan seorang teman merupakan hal yang sangat sulit.
“Sangat sulit kehilangan teman mana pun, tetapi jauh lebih sulit kehilangan teman yang memiliki begitu banyak kesamaan denganmu. Aku melihat seseorang dengan hati yang begitu baik, yang hanya ingin menjadi hebat," imbuhnya.
Karena itulah, Styles akan terus menghormati kehidupan Payne melalui berbagai cara, baik dalam hal besar maupun kecil.
“Dan menurutku, cara terbaik untuk menghormati teman-temanmu yang telah meninggal adalah dengan menjalani hidupmu sepenuhnya," Styles menambahkan.
Penerjemah: Pamela Sakina