"Ada 185 keterkaitan ekonomi dengan sektor konstruksi dan perumahan. Furnitur, semen, kayu, kabel listrik, ada 185 keterkaitan yang berbeda," ujarnya.

Selain perumahan, Hashim menilai perluasan akses internet berpotensi mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Sejumlah studi menunjukkan bahwa setiap peningkatan 10% penduduk dengan akses internet yang konsisten dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 0,7% hingga 1,3% per tahun.

Menurutnya, biaya akses internet yang masih mahal menjadi salah satu kendala masyarakat. Ia meyakini penyediaan akses internet yang lebih terjangkau akan membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan aktivitas usahanya.

Di sektor pangan, Hashim juga menyoroti capaian swasembada beras yang diklaim berhasil diraih tiga tahun lebih cepat dari target. Indonesia mulai kembali mengekspor beras setelah 42 tahun.