NADIKABAR.COM — Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengungkap sejumlah program pemerintah di sektor energi. Salah satunya adalah pengembangan energi nuklir.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menargetkan kapasitas 7 gigawatt (GW) dari pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Pengembangan energi nuklir ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi dampak konflik di Timur Tengah terhadap sektor energi.
"Informasi terakhir yang saya terima dari Pak Darmawan (Direktur Utama PLN) target 7 gigawatt telah dimasukkan ke dalam pemetaan rencana induk energi nasional kita," ungkapnya dalam acara International Sustainability Forum di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (6/10/2026).