Pemeriksaan tersebut diharapkan bisa menjawab apakah terdapat zat kimia, racun, atau kandungan lain yang berkaitan dengan kematian korban. Polisi memilih menunggu hasil ilmiah sebelum menyimpulkan penyebab kematian SM.

"Tersangka sudah ditahan, kita masih menunggu hasil autopsi dan hasil lab karena saya bisa berasumsi untuk mengetahui penyebab kematian korban," jelas Anton.

"Kemarin beberapa sampel tubuh sudah dikirim lab, apakah ada kandungan racun atau hal-hal lain," katanya menambahkan.

Di sisi lain, SDS disebut tidak mengakui telah mebunuh SM. Namun, ia mengakui adanya tindakan membungkus jasad korban dan merencanakan pembuangannya setelah korban meninggal.

"Keterangan sementara dia tidak mengakui melakukan kekerasan, tapi dia ada upaya untuk menutupi kematian korban dengan cara ketika korban meninggal, membungkus korban dan berencana membuang mayatnya," ungkapnya.

Keterangan tersebut menjadi salah satu bagian yang terus didalami penyidik. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan autopsi dan laboratorium sebelum menentukan lebih jauh bagaimana SM meninggal dunia.