Naraoka memberikan perlawanan sengit di gim kedua. Wakil Jepang ini memaksa kedudukan berimbang hingga 12-12.

Laju Naraoka selanjutnya tak mampu dikejar Jojo. Naraoka menutup gim kedua dengan keunggulan 21-18 dan memaksa duel lanjut ke rubber game.

Performa Jojo lebih baik memasuki gim ketiga. Jonatan mencapai interval dengan keunggulan 4 angka 11-7.

Smash-smash terukur dan pengembalian bola yang tepat menjadi tambahan poin demi poin buat Jonatan selepas interval hingga kedudukan 17-8. Jojo mencapai match point dengan keunggulan 20-10.