Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi arah sebaran debu vulkanik yakni pergerakan angin. Saat ini, kata dia, Indonesia tengah memasuki musim timur sehingga angin secara umum bergerak dari timur ke barat.
"Kenapa di wilayah kita negatif, memang arah sebaran debu vulkaniknya mengarah ke wilayah barat. Wilayah Lampung, Bengkulu, Palembang, dan sekitarnya," ucapnya.
"Dari pemantauan di Semarang hari kemarin, secara global hasilnya negatif. Belum pernah positif untuk kasus Anak Krakatau. Mungkin yang terdekat di Jawa Barat di Bandara Kertajati di Majalengka, pun hasilnya negatif," lanjutnya.