Dengan total 120 kursi parlemen atau Knesset diperebutkan dalam pemilu legislatif ini, maka diperlukan setidaknya 61 kursi parlemen untuk bisa meraup mayoritas dan membentuk pemerintahan baru.
Berdasarkan hasil sementara yang dirilis Komite Pemilu Pusat Israel per pukul 05.58 waktu setempat, seperti dikutip The Times of Israel, Partai Likud yang menaungi Netanyahu berada di posisi pertama dengan perolehan 28 kursi, disusul Partai Yashar yang dipimpin Eisenkot di posisi kedua dengan 21 kursi.
Di peringkat ketiga ada Joint List dengan 12 kursi; kemudian koalisi oposisi B'Yachad, yang dipimpin mantan PM Naftali Bennett dan Yair Lapid, dengan 11 kursi; selanjutnya ada Yisrael Beytenu, yang dipimpin mantan Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman, dengan delapan kursi.
Kemudian disusul Partai United Torah Judaism dengan delapan kursi, Partai Shas dengan tujuh kursi; lalu Partai Demokrat, yang dipimpin mantan jenderal Yair Golan, dengan tujuh kursi; Otzma Yehudit, yang dipimpin Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir dengan tujuh kursi; Partai Religius Zionism, yang dipimpin Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, dengan tujuh kursi; dan Partai Ra'am dengan empat kursi.