Menurut dia, berbagai pengalaman sejarah tersebut penting dipelajari generasi muda untuk memahami hubungan antara kepentingan nasional, kekuatan diplomasi, dan perkembangan geopolitik dunia.
Hasto berharap pelatihan di UBK yang melibatkan akademisi dan tokoh sejarah, seperti Andi Widjajanto, Margaretha Hanita, dan Bonnie Triyana, dapat memperkuat kesadaran geopolitik generasi Z.
"Pelajari pemikiran geopolitik Bung Karno, maka Anda akan punya arah masa depan," katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Soekarno Rommy Soekarno, jajaran dekanat, dosen, serta perwakilan mahasiswa UBK, yakni Kurnia Aryasatya dan Chrisostomos Inuhan, yang bertindak sebagai penanggap.