Hasto juga mengingatkan para pejabat publik agar tidak menjadikan kekuasaan sebagai sarana memenuhi kepentingan pribadi maupun kelompok.
Menurut dia, kekuasaan seharusnya dimaknai sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
"Dalam menyambut Hari Pahlawan, kita diingatkan agar keteladanan dan pengorbanan para pahlawan benar-benar kita kobarkan. Seluruh pejabat negara harus mengambil inspirasi dari semangat pengorbanan tersebut sehingga kekuasaan digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi, kelompok, atau golongan," ujar Hasto.
Ia menambahkan keteladanan moral, kepatuhan terhadap hukum, dan keberanian memperjuangkan keadilan sosial harus menjadi pedoman bagi setiap pejabat negara dalam menjalankan amanah.
Hasto mengatakan prinsip tersebut juga menjadi arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kepada seluruh kader partai untuk terus melakukan kritik dan evaluasi terhadap jalannya pemerintahan serta kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Keteladanan moral dan etika, menjunjung tinggi hukum, serta berjuang bagi keadilan dan kemakmuran rakyat seharusnya menjadi pegangan seluruh pejabat negara. Ibu Megawati Soekarnoputri juga selalu menginstruksikan kami untuk terus melakukan kritik dan otokritik agar PDI Perjuangan tetap berada pada jalur yang benar dalam mengawal kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Hasto.