Kiai Cholil mengingatkan, bentuk ekspresi kegembiraan menyambut kelahiran Rasulullah SAW semestinya diisi dengan amalan yang mengedukasi, menyejukkan, serta memperkuat keimanan. Kegiatannya bisa berupa pembacaan salawat, membaca Al-Qur'an, penyampaian mauidhoh hasanah (nasihat baik), hingga bersedekah makanan.
"Karnaval yang sifatnya mendidik tentu boleh, tetapi ketika itu menjadi animisme atau sesuatu yang menakutkan, tentu sangat bertentangan dengan haflah Maulid Nabi," lugas Pengasuh Pesantren Cendekia Amanah tersebut.
Seperti diketahui, acara Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 viral di media sosial. Jajaran talent nya berbusana mengerikan. Ada yang mengenakan kostum menyerupai iblis, bertopeng tengkorak, hingga membawa obor dan kitab berlogo mata satu (Dajjal).