Tak hanya itu, aksi panggungnya menyajikan tontonan berupa penyembelihan seekor kambing di atas altar berkain hitam. Altar tersebut dikelilingi nyala lilin dengan dekorasi simbol pentagram terbalik, ikonografis yang lekat dengan simbol okultisme Sigil of Baphomet atau aliran satanism modern. Kambing tersebut dipenggal hingga lehernya terlepas dan darahnya berceceran di arena pertunjukan.
Kiai Cholil menyayangkan adegan penyembelihan hewan yang dinilai tidak beradab tersebut dijadikan tontonan publik berkedok seni. Menurutnya, dalam konteks memperagakan seni Islam dan keguyuban, jangan menyimpang menjadi tampilan setan-setan, atau menyembelih hewan dengan cara yang tidak baik, lehernya dipotong hingga terlepas dan seterusnya.
"Itu bukan ajaran Rasulullah," tegas Ketua Badan Pengurus DSN MUI ini.