Sarjoko menambahkan, saat berada di bawah simpang empat, korban hendak mengambil dahan atau ranting. Tak lama kemudian, pelaku yang juga mengendarai sepeda motor berhenti tidak jauh dari korban sambil makan cilok.

"Sewaktu mau mengambil dahan ranting, pelaku yang juga menggunakan sepeda berhenti tidak jauh dari korban sambil makan cilok, sambil memandangi korban terus menerus," ucapnya.

Sarjoko menyebut, akibatnya, korban merasa tidak nyaman dan menghampiri pelaku dan menegurnya.