NADIKABAR.COM — Sebuah helikopter Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dilaporkan hilang saat mengudara di atas perairan Laut Merah, dekat daratan Arab Saudi. Helikopter militer itu sempat melaporkan situasi darurat, sebelum akhirnya menghilang dari data pelacakan penerbangan yang tersedia untuk publik.
Keberadaan atau kondisi helikopter militer AS itu belum diketahui secara jelas hingga saat ini.
Insiden tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (6/10/2026), melibatkan sebuah helikopter militer AS jenis Sikorsky MH-60R Seahawk, yang beroperasi dengan call sign VVHR512.
Disebutkan bahwa helikopter militer itu sempat menyatakan situasi darurat pada Senin (5/10) petang, sekitar pukul 17.20 Eastern Time waktu AS. Situasi darurat itu diberikan saat helikopter tersebut mengudara di dekat Yanbu, sebuah kota di pesisir barat Saudi.
Berdasarkan data pelacakan penerbangan yang tersedia untuk publik, helikopter militer itu terpantau berada di ketinggian sekitar 475 kaki, atau setara 144 meter, saat situasi darurat dilaporkan.
Namun ketinggiannya kemudian tercatat menurun drastis hingga nol kaki, sebelum helikopter tersebut menghilang dari data pelacakan penerbangan.
Hingga Senin (5/10) malam, Angkatan Laut AS belum merilis pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Tidak disampaikan juga informasi terkait awak maupun kondisi helikopter militer tersebut.
Penyebab dilaporkannya situasi darurat oleh helikopter militer AS itu juga belum diketahui secara pasti.
Sejumlah laporan yang beredar di media sosial mengindikasikan kemungkinan helikopter tersebut jatuh. Namun demikian, belum ada konfirmasi resmi mengenai adanya kecelakaan.