NADIKABAR.COM β€” TNI mengerahkan pesawat angkut Hercules untuk mendukung operasi modifikasi cuaca guna menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, Selasa.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan pengerahan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan karhutla di wilayah terdampak.

β€œPengiriman material modifikasi cuaca menggunakan dry ice dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI untuk percepatan penanggulangan karhutla di wilayah terdampak,” kata Agus dalam siaran pers Mabes TNI yang diterima di Jakarta, Selasa.

Pesawat tersebut mengangkut 2,6 ton es kering dan 7 ton garam dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, untuk mendukung operasi modifikasi cuaca.

Garam tersebut nantinya akan dibawa menggunakan pesawat di ketinggian tertentu untuk di buang ke langit.

Nantinya campuran garam dan awan akan menghasilkan reaksi yang menghasilkan hujan buatan.

Agus menegaskan pengerahan pesawat dan material tersebut merupakan bentuk komitmen TNI dalam membantu pemerintah menangani kebakaran hutan dan lahan.

Pemerintah memperkuat penanganan karhutla melalui pengerahan pesawat Hercules untuk mendukung operasi udara serta penambahan personel di lapangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Sehari sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman mengatakan Presiden Prabowo memerintahkan agar penanganan karhutla dilakukan secara masif, terukur, dan segera.

Dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10), Dudung menjelaskan Presiden memerintahkan penggunaan pesawat Hercules untuk mendukung operasi modifikasi cuaca yang sebelumnya menggunakan pesawat CASA.

Ia mengatakan penguatan operasi udara menjadi salah satu langkah untuk menangani karhutla yang masih menjadi persoalan, terutama di kawasan lahan gambut.

Selain operasi udara, Presiden juga memerintahkan penguatan pengerahan personel TNI, Polri, petugas dinas kehutanan, serta pelibatan masyarakat dalam penanganan kebakaran.

Menurut Dudung, pengerahan seluruh unsur secara masif dan terukur diperlukan karena karhutla telah menimbulkan gangguan. Ia mengakui penanganan kebakaran, terutama di lahan gambut, bukan perkara mudah.

Dudung menyebut Presiden meminta jajarannya segera melakukan penanganan tanpa menunggu hujan turun.

β€œBapak Presiden juga menyampaikan jangan menunggu turun hujan, tapi segera perbuat,” kata Dudung.

Ia menambahkan pemerintah terus mengerahkan berbagai upaya untuk menangani karhutla dan meminta dukungan masyarakat agar penanganan kebakaran dapat segera dituntaskan.