Sebelum menembus level internasional, Herlin juga mencatat prestasi pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Pada PON Papua 2021, ia finis di peringkat keempat, sebelum meraih medali emas pada PON berikutnya di Aceh-Sumatera Utara.
"Awalnya PON Papua masuk peringkat empat, PON kedua Aceh medali emas, puji Tuhan," kata atlet berusia 22 tahun itu.
Setelah SEA Games 2025, Herlin tetap melanjutkan program pelatnas. Ia mengatakan hanya mendapat waktu libur sekitar satu bulan pada Januari sebelum kembali menjalani latihan.
Medali perunggu Asian Games dalam debutnya di ajang multievent tertinggi di benua Asia itu kini menjadi tambahan motivasi bagi Herlin untuk melanjutkan perjuangannya. Ia bertekad terus berlatih dan mengejar peluang agar kano Indonesia dapat tampil di Olimpiade.
"Fight terus sampai Olimpiade," ujar Herlin.