Dilihat dari bukti unggahan, memang benar itu adalah seekor kecoak berukuran sedang yang sudah tidak bernyawa.

Mendapati pengalaman mengerikan ini, SH langsung mengambil foto dan mengririmkannya melalui email ke Kantor Pusat Kimly Group. Ia juga melaporkan insiden ini kepada Badan Pangan Singapura (SFA).

Sebagai bentuk tanggapan, pihak KImly menyatakan mereka akan meningkatkan pengendalian hama. Mereka menduga kecoak tersebut mungkin masuk ke dalam minuman melalui mesin pembuat es mereka.

Dalam balasan email kepada SH, pihak KImly meminta maaf atas pengalaman yang tidak menyenangkan ini dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Perusahaan tersebut juga telah meneruskan masalah ini kepada manajer operasionalnya.

"Berdasarkan pemeriksaan kami, ada kemungkinan kecoak itu lolos selama pekerjaan pengendalian hama dan pemeliharaan yang baru-baru ini dilakukan di mesin es," ujar pihak KImly.

Pihak KImly juga menyatakan akan terus memantau situasi ini untuk memastikan standar keamanan pangan dan kebersihan tetap terjaga.