NADIKABAR.COM — Produsen mobil dan baterai kendaraan listrik (EV) dalam beberapa tahun terakhir, telah menghadirkan teknologi yang mampu mengisi daya baterai EV dengan kecepatan yang sebelumnya sulit dibayangkan.
Sistem Flash Charging milik BYD, misalnya, mampu menyalurkan daya hingga 1.500 kW dan mengisi baterai mobil listrik dari 10 persen hingga 97 persen hanya dalam sembilan menit.
Teknologi ini membuat pengisian daya mobil listrik hampir sama praktisnya dengan mengisi bahan bakar mobil bermesin pembakaran internal di stasiun pengisian bahan bakar.
Namun, Honda mengambil pendekatan yang berbeda. Laman Carscoops, Jumat waktu setempat, melaporkan, merek asal Jepang tersebut, bekerja sama dengan Taisei Group, memperkenalkan sistem jalan pengisian daya nirkabel atau wireless power transfer road system (WPT road system).
Teknologi ini memungkinkan mobil listrik mengisi daya secara nirkabel (wireless) saat melaju, sehingga kabel dan adaptor pengisi daya yang merepotkan berpotensi tidak lagi diperlukan.