Travel Industry Authority (TIA) menyatakan agen perjalanan itu gagal mengambil langkah yang wajar untuk melindungi wisatawan dari praktik belanja paksa. Mereka juga menemukan dugaan pelanggaran lainnya yang dilakukan selama tur berlangsung.
Sun Kwun-ying disebut melontarkan pernyataan bernada mengancam untuk menekan wisatawan agar melakukan pembelian. The Standard melaporkan tekanan tersebut terjadi saat rombongan mengikuti tur yang ditangani pemandu tersebut.
TIA menegaskan tidak akan menoleransi praktik belanja paksa maupun tindakan lain yang dapat merusak citra Hong Kong sebagai destinasi wisata. Penindakan itu dilakukan saat jumlah kunjungan wisatawan ke Hong Kong justru meningkat.