Ketika perusahaan-perusahaan tersebut memutuskan untuk memperluas jangkauan global mereka, keunggulan Hong Kong dalam bidang layanan profesional dapat memfasilitasi proses tersebut, imbuhnya.

Akses Hong Kong terhadap modal global juga berperan dalam bidang-bidang kerja sama APEC lainnya. Perekonomian-perekonomian APEC dapat mencari pendanaan untuk proyek-proyek infrastruktur berskala besar mereka di Hong Kong, sementara perusahaan-perusahaan dapat mencatatkan diri baik di pasar modal lokal mereka maupun di bursa Hong Kong, ujar Chan. Terkait hal itu, Chan mengatakan bahwa dia telah menarik minat banyak perwakilan saat menyampaikan rencana untuk memperdalam kerja sama regulasi sekuritas dengan perekonomian-perekonomian APEC. Terkait upaya mendorong akses dan peluang keuangan bagi semua pihak, yang menjadi salah satu topik utama dalam pertemuan pada 20-21 Oktober tersebut, Chan mengemukakan Project CargoX, sebuah inisiatif yang dipelopori oleh Otoritas Moneter Hong Kong, untuk dijadikan studi kasus. Platform digital ini mengintegrasikan data logistik dan rantai pasokan, yang merupakan bukti kegiatan bisnis, sehingga perusahaan kecil dan menengah dapat memperoleh pinjaman bank tanpa agunan. "Tujuan akhir dari pembangunan adalah senantiasa memastikan kesejahteraan bagi semua," ujar Chan.